Rusia
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
| Federasi Rusia
Российская Федерация
Rossiyskaya Federatsiya (Rusia) |
||||||
|---|---|---|---|---|---|---|
|
||||||
| Moto: — | ||||||
| Lagu kebangsaan: Государственный гимн Российской Федерации Gosudarstvyetnny gimn Rossiyskoy federatsii |
||||||
|
Rusia (hijau tua)
Krimea (diklaim, dalam sengketa) (hijau muda)1 |
||||||
| Ibu kota (dan kota terbesar) |
Moskwa 55°45′LU 37°37′BT |
|||||
| Bahasa resmi | Rusia | |||||
| Pemerintahan | Republik semi-presidensial | |||||
| - | Presiden | Vladimir Putin | ||||
| - | Perdana Menteri | Dmitry Medvedev | ||||
| Legislatif | Majelis Federal | |||||
| - | Majelis Tinggi | Совет Федерации Sovet Federatsii |
||||
| - | Majelis Rendah | Государственная Дума Gosudarstvennaya Duma |
||||
| Pembentukan | ||||||
| - | Dinasti Rurik | 862 | ||||
| - | Kievan Rus' | 882 | ||||
| - | Kadipaten Agung Moskwa | 1363 | ||||
| - | Ketsaran Rusia | 1547 | ||||
| - | Kekaisaran Rusia | 1721 | ||||
| - | Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia | 7 November 1917 | ||||
| - | Uni Soviet | 10 Desember 1922 | ||||
| - | Federasi Rusia | 26 Desember 1991 | ||||
| Luas | ||||||
| - | Total | 17.098.242 km2 (1) | ||||
| - | Perairan (%) | 13 | ||||
| Penduduk | ||||||
| - | Perkiraan 2015 | 146.583.630[1] (9) | ||||
| - | Kepadatan | 8,42/km2 (224) | ||||
| PDB (KKB) | Perkiraan 2015 | |||||
| - | Total | $3.458 triliun[2] (6) | ||||
| - | Per kapita | $24.067[2] (49) | ||||
| PDB (nominal) | Perkiraan 2015 | |||||
| - | Total | $1.176 triliun[2] (10) | ||||
| - | Per kapita | $8.184[2] (57) | ||||
| Gini (2013) | 40,1 (sedang)[3] | |||||
| IPM (2007) | ||||||
| Mata uang | Rubel Rusia (₽) (RUB) |
|||||
| Zona waktu | beragam (UTC+2 sampai +12) | |||||
| Lajur kemudi | kanan | |||||
| Kode ISO 3166 | RU | |||||
| Ranah Internet | .ru dan .рф2 | |||||
| Kode telepon | +7 | |||||
| 1 | Krimea diakui sebagai wilayah Ukraina oleh seluruh dunia, tetapi secara de facto adalah milik Rusia.[4] | |||||
| 2 | Domain .su masih digunakan. | |||||
Sejarah negara ini berawal dari Bangsa Slav Timur yang eksis di Eropa antara abad ke-3 hingga abad ke-8 SM.[12] Ditemukan dan dipimpin oleh pasukan elit Varangia dan keturunannya, negara abad pertengahan Rus muncul sekitar abad ke-9. Pada tahun 988 mereka mengadopsi Kristen Ortodoks dari Kerajaan Byzantium ,[13] menjadi awal munculnya budaya Byzantium dan Slavik yang mendefinisikan budaya Rusia hingga saat ini.[13] Rus akhirnya terpisah-pisah menjadi negara kecil-kecil, sebagian daratan mereka kemudian direbut Mongol dan menjadi negara jajahan Gerombolan Emas pada abad ke-13.[14] Keharyapatihan Moskwa secara bertahap menyatukan kembali dan merdeka dari Gerombolan Emas, dan dapat kembali mendominasi warisan budaya dan politik Rus Kiev. Di abad ke-18, negara ini berkembang luar biasa melalui penaklukan, aneksasi, dan penjelajahan menjadi Kekaisaran Rusia yang merupakan kekaisaran terbesar ketiga dalam sejarah, memanjang dari Polandia di Eropa hingga Alaska di Amerika Utara.[15][16]
Setelah Revolusi Rusia, Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia menjadi bagian utama dan terbesar dari Republik Sosialis Uni Soviet, negara pertama di dunia yang memiliki konstitusi negara sosialis.[17] Uni Soviet memerankan peran bertahan dalam kemenangan Sekutu pada Perang Dunia II,[18][19] dan kemudian muncul sebagai negara superpower dan menjadi lawan Amerika Serikat selama Perang Dingin. Pada Era Soviet merupakan pencapaian teknologi paling signifikan di abad ke-20, termasuk satelit buatan manusia pertama di dunia dan peluncuran manusia pertama di luar angkasa. Di akhir tahun 1990, Uni Soviet memiliki ekonomi kedua terbesar dunia, kekuatan militer terbesar dunia, dan cadangan senjata pemusnah massal terbanyak.[20][21][22] Setelah bubarnya Uni Soviet pada tahun 1991, 14 republik independen berpisah. Sebagai negara terbesar, penduduk terbanyak, dan secara ekonomi paling berkembang, Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia menamai dirinya sebagai Federasi Rusia dan melanjutkan status hukum dan negara penerus dari Uni Soviet.[23] Saat ini negara ini berbentuk republik federal semi-presidensial.
Ekonomi Rusia menempati peringkat ke-12 terbesar menurut PDB nominal dan keenam terbesar menurut keseimbangan kemampuan berbelanja tahun 2015.[24] Sumber daya energi dan mineral Rusia terbesar di dunia,[25] menjadikannya produsen minyak dan produsen gas alam utama dunia.[26][27] Negara ini adalah satu dari lima negara senjata nuklir yang telah dikenal dan memiliki cadangan senjata pemusnah massal terbesar di dunia.[28] Rusia merupakan negara besar dan anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, juga anggota dari G20, Dewan Eropa, Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC), Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO), Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE), Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), anggota utama Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS), Collective Security Treaty Organization (CSTO) dan satu dari lima anggota Uni Ekonomi Eurasia, bersama dengan Armenia, Belarus, Kazakhstan, dan Kyrgyzstan.
Sejarah
Sejarah Rusia diawali dengan perpindahan bangsa-bangsa Skandinavia yang dikenal sebagai bangsa Varangia yang dipimpin oleh tokoh semilegendaris Rurik yang menyeberangi Laut Baltik serta pada tahun 862 M memasuki kota Novgorod dan memerintah di sana. Pada tahun 882 ia menguasai Kiev, kota Slavia yang berkembang menjadi pusat perdagangan antara Skandinavia dan Konstantinopel. Pada tahun 989 Vladimir I meluaskan wilayahnya hingga Kaukasus dan Laut Hitam serta mengambil ajaran Gereja Ortodoks Yunani. Kerajaan Kiev Rusia berakhir setelah serangan Mongol pada tahun 1237 oleh Batu Khan, cucu Genghis Khan.Selanjutnya bangsa Mongol dikalahkan oleh Dimitri Donskoy pada tahun 1380 dengan kemenangan di Kulikovo. Kemudian daerah-daerah yang tercerai berai disatukan kembali oleh Ivan IV; ia menaklukan Kazan (1552), Astrakhan (1516) serta menguasai Siberia. Pemerintahan dilanjutkan oleh penerusnya sampai wangsa Romanov naik tahta yang diawali dengan diangkatnya oleh Michael Romanov sebagai Tsar (1613). Dinasti Romanov berkuasa selama 304 tahun hingga tahun 1917 dengan Tsar Nikolai II sebagai tsar terakhir. Pada bulan Februari 1917 dibentuk Pemerintahan Sementara di bawah Pangeran Lyvov dan Alexander Kerensky sampai 25 Oktober 1917, saat pemerintahan tersebut digantikan Pemerintahan Revolusi Bolshevik oleh Vladimir Ilyich Lenin.
Kekaisaran Rusia
Pyotr I dari Rusia, Kaisar Rusia pertama
Anak Pyotr I, Yelizaveta yang berkuasa tahun 1741–62 membuat Rusia ikut dalam Perang Tujuh Tahun (1756–63). Pada perang ini Rusia menganeksasi Prusia Timur dan bahkan merebut Berlin. Namun, setelah kematian Yelizaveta, daerah ini dikembalikan ke Kerajaan Prusia oleh Pyotr III dari Rusia yang pro-Prusia.
Yekaterina II ("yang Agung") memerintah 1762–96, memimpin pada Zaman Pencerahan Rusia. Ia menambah kontrol politik Rusia di selutuh Persemakmuran Polandia-Lithuania dan menggabungkannya semua ke teritori Rusia ketika Pemisahan Polandia, mendorong batas Rusia ke Eropa Tengah. Di selatan, setelah berhasil meraih kemenangan pada Perang Russo-Turki melawan Kesultanan Utsmaniyah, Yekaterina menambah batas Rusia sampai Laut Hitam, mengalahkan defeating the Kekhanan Krimea. Berikutnya, setelah menang melawan Dinasti Qajar pada Perang Russo-Persia, di pertengahan abad ke-19 Rusia juga menambah daerah kekuasaannya di Transkaukasia dan Kaukasus Utara, memaksa wilayah-wilayah yang saat ini menjadi wilayah Georgia, Dagestan, Azerbaijan dan Armenia bergabung dengan Rusia.[31][32] Aleksandr I (1801–25) mengambil Finlandia dari Kerajaan Swedia tahun 1809 dan Bessarabia dari Utsmaniyah tahun 1812. Pada waktu yang sama, Rusia mengkolonisasi Alaska dan bahkan mendirikan kota di California, seperti Fort Ross. Tahun 1820 ekspedisi Rusia menemukan benua Antartika.
Bersama dengan aliansinya dengan beberapa negara Eropa, Rusia berperang melawan Napoleon. Invasi Perancis ke Rusia pada masa kejayaan Napoleon tahun 1812 membawa kegagalan total bagi Perancis. Kombinasi perlawanan sengit dari Rusia ditambah cuaca dingin yang menusuk ketika musim dingin membuat 95% pasukan pan-Eropa Grande Armée tewas.[33] Dipimpin oleh Mikhail Kutuzov dan Barclay de Tolly, pasukan Rusia berhasil mengusir Napoleon dari negara itu dan memicu melalui Eropa dalam Perang Koalisi Keenam. Alexander I mewakili delegasi Rusia pada Kongres Wina yang mendefinisikan peta Eropa pasca-Napoleon.
Di akhir periode rezim konservatif Nikolai I (1825–55), periode kejayaan Rusia di Eropa terganggu akibat kekalahan di Perang Krimea. Antara tahun 1847 dan 1851, sekitar satu juta orang meninggal akibat kolera di Asia.[34]
Penerus Nikolai Aleksandr II (1855–81) melakukan perubahan signifikan di negara ini, diantaranya reformasi emansipasi 1861. Reformasi besar ini menggerakkan industrialisasi dan memodernisasi tentara Rusia, yang kemudian berhasil membebaskan Bulgaria dari Kesultanan Utsmaniyah pada Perang Russo-Turki 1877–78.
Tsar Nikolai II dari Rusia.
Tahun 1914, Rusia turut serta dalam Perang Dunia I sebagai respon atas deklarasi perang Austria-Hungaria pada Serbia yang merupakan sekutu Rusia. Rusia ikut berperang di beberapa front meski terpisah dari sekutu Triple Entente mereka. In 1916, the Brusilov Offensive dari tentara Rusia hampir menghancurkan militer Austria-Hungaria. Namun, ketidakpercayaan publik yang besar ditambah meningkatnya biaya perang, banyaknya pasukan terbunuh, dan rumor korupsi akhirnya mendorong Revolusi Rusia 1917.
Revolusi dan Republik Rusia
Revolusi Februari memaksa Nikolai II turun takhta; ia dan keluarganya dipenjara dan akhirnya dieksekusi di Yekaterinburg pada masa Perang Saudara Rusia. Kekuasaan monarki digantikan oleh koalisi partai politik yang menamakan dirinya Pemerintah Provisional. Selain pemerintah provisional, sekelompok sosialis mendirikan kelompok tersendiri yang disebut Petrograd Soviet, menyatukan kekuatan melalui dewan yang dipilih secara demokratis yang disebut Soviet. Pemerintah yang baru hanya memperparah krisis negara itu dan bukan menyelesaikannya. Akhirnya, Revolusi Oktober yang dipimpin oleh pemimpin Bolshevik, Vladimir Lenin mendepak Pemerintah Provisional dan kekuasaan jatuh ke kekuasaan Soviet, mendirikan negara sosialis pertama di dunia.Soviet Rusia dan perang saudara
Simbol-simbol pada era awal Soviet: proyek Menara Tatlin dan kelompok patung raksasa Worker and Kolkhoz Woman
Uni Soviet
Republik Soviet Rusia sebagai bagian dari Uni Soviet tahun 1922
Republik Soviet Rusia sebagai bagian dari Uni Soviet tahun 1936, setelah perubahan teritorial intra-Soviet
Setelah kematian Vladimir Lenin pada tahun 1924, troika ditunjuk untuk menjalankan negara. Namun, Joseph Stalin, Sekretaris Jenderal Partai Komunis Uni Soviet terpilih, mulai memberangus semua kelompok oposisi dalam partai dan mengumpulkan kekuatan dalam tangannya. Leon Trotsky, penganjur utama revolusi dunia, diasingkan dari Uni Soviet tahun 1929, dan ide Stalin Sosialisme dalam Satu Negara menjadi garis utamanya. Konflik internal dalam partai Bolshevik mencapai puncaknya pada Pembersihan Besar-Besaran, periode represi massal tahun 1937-38, ketika ratusan hingga ribuan orang dieksekusi, termasuk anggota awal partai dan pemimpin militer karena dituduh mendalangi coup d'état.[38]
Jutaan tahanan Gulag dipaksa untuk bekerja dalam proyek masif pemerintah seperti pembangunan Kanal Laut Putih-Baltik tahun 1931-1933
Setelah kematian Stalin dan periode pendek kepemimpinan kolektif, pemimpin yang baru Nikita Khrushchev menghilangkan kultus individu Stalin dan meluncurkan kebijakan de-Stalinisasi. Sistem kerja paksa direformasi dan banyak tahanan dilepaskan dan direhabilitasi (banyak di antara mereka secara anumerta).[41] Kebijakan ini di kemudian hari dikenal dengan Khrushchev Thaw. Di waktu yang sama, ketegangan dengan Amerika Serikat meningkat ketika 2 rival abadi ini bentrok akibat rudal Jupiter Amerika Serikat di Turki dan misil Soviet di Kuba.
Tahun 1957, Uni Soviet meluncurkan satelit buatan pertama di dunia, Sputnik 1, mengawali Zaman Angkasa. Kosmonot Rusia Yuri Gagarin menjadi manusia pertama yang mengorbit bumi, diatas wahana antariksa Vostok 1 tanggal 12 April 1961.
Menyusul tergulingnya Krushchev tahun 1964, negara kembali dipimpin kepemimpinan kolektif, hingga Leonid Brezhnev menjadi pemimpin. Era 1970-an dan awal 1980-an ditandai sebagai Era Stagnasi, periode dimana pertumbuhan ekonomi melambat dan kebijakan sosial menjadi statis. Reformasi Kosygin 1965 bertujuan untuk desentralisasi parsial ekonomi Soviet dan mengubah perhatian dari industri berat dan senjata ke industri ringan dan perlengkapan rumah tangga namun ditolak oleh pemimpin komunis konservatif.
Sekretaris Jenderal Soviet Mikhail Gorbachev dan Presiden A.S. Ronald Reagan di Lapangan Merah pada Moscow Summit, 31 Mei 1988
Mulai tahun 1985, pemimpin terakhir Soviet Mikhail Gorbachev, yang berusaha untuk memberlakukan reformasi liberal dalam sistem Soviet, memperkenalkan kebijakan glasnost (keterbukaan) dan perestroika (restrukturisasi) untuk mencoba mengakhiri periode stagnasi ekonomi dan mendemokratisasi pemerintah. Namun, hal ini menyebabkan munculnya pergerakan nasionalis dan separatis. Sebelum tahun 1991, ekonomi Soviet terbesar kedua dunia,[42] tetapi pada tahun-tahun terakhirnya negara ini terkena imbasnya ditandai dengan kelangkaan barang, defisit budget besar, dan inflasi.[43]
Presiden Rusia petahana Boris Yeltsin berdiri diatas tank pada kudeta Agustus 1991, 2 bulan setelah pemilihan presiden
Federasi Rusia
Bulan Juni 1991, Boris Yeltsin terpilih sebagai presiden pertama dalam sejarah Rusia ketika ia menjadi Presiden Republik Sosialis Federasi Soviet Rusia yang berubah menjadi Federasi Rusia bulan Desember tahun itu. Selam dan setelah bubarnya Uni Soviet, reformasi besar-besaran dilakukan termasuk privatisasi dan perdagangan bebas,[44] termasuk perubahan radikal seperti yang direkomendasikan oleh Amerika Serikat dan Dana Moneter Internasional.[45] Semua hal ini menjadikan krisis ekonomi luar biasa, ditandai dengan penurunan PDB dan produk industri sebesar 50% antara tahun 1990 dan 1995.[44][46]Privatisasi ini mengubah sebagian besar kontrol berbagai perusahaan dari badan negara menjadi individu-individu yang memiliki koneksi dengan pemerintah. Banyak miliuner kaya baru memindahkan dananya keluar negeri sehingga melarikan modal besar-besaran.[47] Depresi ekonomi menyebabkan hilangnya layanan sosial; tingkat kelahiran turun drastis sedangkan tingkat kematian meningkat signifikan.[48] Jutaan orang jatuh miskin, persentasenya naik dari 1,5% di akhir Soviet menjadi 39–49% pada pertengahan tahun 1993.[49] Di tahun 1990-an korupsi merajalela dan banyaknya geng kriminal serta kejahatan.[50]
Rusia bertanggung jawab untuk mengambil alih utang luar negeri Uni Soviet, meskipun jumlah populasinya hanya setengah populasi Uni Soviet sebelum bubar.[51] Tingginya defisit budget menyebabkan krisis keuangan Rusia 1998[52] dan PDB semakin jatuh.[44]
Tanggal 2 Maret 2008, Dmitry Medvedev terpilih sebagai Presiden sedangkan Putin menjadi Perdana Menteri. Putin kembali menjadi presiden pada pemilihan presiden 2012 dan Medvedev ditunjuk sebagai Perdana Menteri.
Tahun 2014, setelah Presiden Ukraina Viktor Yanukovych melarikan diri akibat revolusi, Putin meminta dan memperoleh hak dari parlemen Rusia untuk menerjunkan tentara Rusia di Ukraina.[57][58][59][60][61] Setelah dilakukan referendum Krimea tahun 2014 dimana banyak penduduk lebih setuju untuk berpisah, namun tidak diakui internasional,[62][63][64][65][66][67] pemimpin Rusia mengumumkan masuknya Krimea ke Federasi Rusia. Tanggal 27 Maret, Majelis Umum PBB mengadakan pemilihan suara yang akhirnya mendukung resolusi tidak mengikat menolak aneksasi Krimea dengan 100 suara mendukung, 11 menolak, dan 58 absen.[68]
Bulan September 2015, Rusia memulai intervensi militer di Perang Saudara Suriah, terdiri dari serangan udara melawan grup militan ISIS, Jabhat al-Nusra, dan Army of Conquest.
Geografi
Peta klasifikasi iklim Köppen untuk Rusia.
Perluasan teritorial Rusia sebagian besar didapatkan pada akhir abad ke-16 dibawah Yermak Timofeyevich selama pemerintahan Ivan IV Vasilyevich, waktu ketika negara-negara di bagian barat Rusia bersatu bersama membentuk satu negara. Yermak membentuk tentara dan berhasil mendapatkan hampir semua wilayah yang awalnya merupakan daerah Kekaisaran Mongol, mengalahkan pemimpinnya Khan Kuchum.[72]
Topografi
Wilayah Rusia berada pada benua Eropa, khususnya Eropa Timur serta benua Asia di mana Pegunungan Ural menjadi batas antara kedua benua. Wilayah paling luas adalah Siberia yang umumnya beriklim tundra. Karena letaknya di belahan bumi yang paling utara, maka wilayah perairan Rusia umumnya tertutupi es dengan beberapa laut yang bebas es yakni Laut Barents, Laut Putih, Laut Kara, Laut Laptev dan Laut Siberia Timur yang merupakan bagian dari Arktik atau kutub utara, serta Laut Bering, Laut Okhotsk dan Laut Jepang yang merupakan bagian dari Samudra Pasifik. Iklim di kawasan Rusia adalah Tundra, yang sangat dingin.Rusia memiliki beberapa pulau, antara lain Novaya Zemlya, daratan Franz-Josef, kepulauan Siberia Baru, pulau Wrangel di Samudra Arktik, Kepulauan Kuril dan Sakhalin (yang masih dipersengketakan dengan Jepang). Rusia memiliki beberapa sungai, di antaranya Sungai Dnieper (perbatasan degan Ukraina) dan Sungai Volga. Selain itu terdapat Laut Kaspia serta Laut Hitam yang berbatasan dengan Turki. Melalui Selat Bosphorus dan Selat Dardanela, kapal-kapal Rusia dari Laut Hitam dapat berlayar menuju Laut Tengah dan Terusan Suez.
Batas-batas wilayah
Peta Rusia
- Berbatasan dengan Norwegia dan Finlandia
- Berbatasan dengan negara-negara Baltik yakni Estonia dan Latvia kemudian Belarus dan Ukraina
- Laut Hitam, Georgia dan Azerbaijan
- Laut Kaspia, Kazakhstan, Republik Rakyat Tiongkok, Mongolia dan Korea Utara
- Samudra Pasifik utara meliputi Laut Jepang, Laut Okhotsk, dan Selat Bering (dengan pulau Big Diomede atau Ostrov Ratmanov yang memiliki jarak beberapa mil dari pulau Little Diomede, bagian dari Alaska (Amerika Serikat)
- Di sebelah utara dengan Samudra Arktik (Kutub Utara)
Politik dan pemerintahan
Jalan masuk menuju Senat Kremlin, bagian dari Kremlin dan kediaman resmi presiden Rusia
Pemerintahan dipegang oleh presiden yang berpusat di Kremlin serta perdana menteri yang bertanggung jawab terhaadap parlemen namun dengan peranan yang terbatas dibandingkan dengan Presiden. Sejak pembangkangan Wakil Presiden Aleksander Ruskoi dan ketua parlemen asal Chechnya, Ruslan Khasbulatov, lembaga wakil presiden dihapus.
Parlemen memiliki dua kamar, yakni Majelis Federal (Федеральное Собрание; Federalnoye Sobraniye) yang merupakan majelis tinggi dan majelis rendah yang dikenal dengan Duma.
Karena Rusia merupakan negara federal yang memiliki berbagai macam etnis, setelah keruntuhan Uni Soviet, Rusia mengalami masalah separatisme. Ada beberapa kelompok etnis yang ingin memisahkan diri dan mengakibatkan krisis berlarut-larut, seperti di Chechnya dan Ingushetia.
Rusia juga terancam atas perluasan NATO ke wilayah Eropa Timur. Kekhawatiran atas pemilihan di Ukraina, kerja samanya dengan Belarus, ditambah degan tradisi di Rusia yang dianggap cocok dengan budaya sentralisasi, demokratisasi malah membuat harga diri Rusia merosot di mata dunia dan menimbulkan berbagai macam gejolak dan krisis berkepanjangan.
Pemerintahan Rusia dapat dibagi menjadi:
- Masa Tsar atau Kekaisaran
- Masa Uni Soviet
- Masa Kepresidenan Rusia
- Boris Yeltsin (1991-2000)
- Vladimir Putin (2000-2008)
- Dmitry Medvedev (2008-2012)
- Vladimir Putin (2012-sekarang)
Hubungan luar negeri
Federasi Rusia menjadi anggota ke-39 Dewan Eropa tanggal 28 Februari 1996
Negara anggota, pengamat, dan partner Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO)
Sebagai penerus bekas negara superpower, status geopolitik Rusia sering diperdebatkan, terutama dalam pandangan unipolar dan multipolar dalam sistem perpolitikan global. Rusia umumnya diterima sebagai kekuatan besar, meskipun oleh beberapa pemimpin dunia,[74][75] scholars,[76] komentator dan politisi[77] sebagai negara yang potensial menjadi superpower.[78][79][80]
Sebagai satu dari lima anggota permanen Dewan Keamanan PBB, Rusia memainkan peranan penting dalam menjaga perdamaian dan keamanan dunia. Negara ini berpartisipasi dalam Kuartet Timur Tengah dan Pembicaraan Enam Pihak dengan Korea Utara. Rusia merupakan negara anggota G8, Dewan Eropa, OSCE, dan APEC. Rusia juga menjadi pemeran utama di organisasi regional seperti CIS, EurAsEC, CSTO, dan SCO.[81] Rusia menjadi negara anggota ke-39 dari Dewan Eropa pada tahun 1996.[82] Tahun 1998, Rusia meratifikasi Konvensi Eropa tentang Hak Asasi Manusia. Dasar hukum untuk hubungan Uni Eropa dengan Rusia adalah Perjanjian Kooperatif dan Kerjasama tahun 1997.[83] Semenjak berakhirnya Uni Soviet, Rusia mengembangkan hubungan yang lebih bersahabat dengan Amerika Serikat dan NATO. Dewan NATO-Rusia didirikan tahun 2002 sehingga Amerika Serikat, Rusia, dan 27 negara NATO lainnya dapat bekerjasama di masa datang.[84]
Pemimpin negara-negara BRIC tahun 2008: (ki-ka) Manmohan Singh (India), Dmitry Medvedev (Rusia), Hu Jintao (Tiongkok) dan Luiz Inácio Lula da Silva (Brazil)
Militer
Militer Rusia dibagi menjadi Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udata. Ada juga 3 angkatan bersenjata independen: Divisi Roket Strategis, Angkatan Pertahanan Penerbangan, dan Airborne Troops. Tahun 2006, militer memiliki 1,037 juta personel aktif.[88] Wajib militer berlaku bagi seluruh laki-laki umur 18-27 tahun selama setahun.[53]Rusia memiliki cadangan senjata nuklir terbesar di dunia. Negara ini memiliki armada kapal selam rudal balistik terbesar kedua dunia dan negara selain Amerika Serikat yang memiliki pengebom strategis modern.[28][89] Armada tank Rusia juga yang terbesar di dunia, begitu juga dengan angkatan laut dan angkatan udara mereka.
Negara ini memiliki industri pertahanan besar, memproduksi sebagian besar peralatan militer dengan hanya sebagian kecil senjata yang diimpor. Rusia adalah salah satu penyedia senjata utama dunia sejak 2001, memegang sekitar 30% penjualan senjata dunia [90] dan mengekspor senjata ke 80 negara.[91] Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI) mencatat bahwa Rusia adalah eksportir senjata terbesar kedua dunia tahun 2010-14, nilai ekspor mereka naik 37% periode 2005-2009. Tahun 2010-14, Rusia mengirimkan senjata ke 56 negara dan pasukan pemberontak di Ukraina timur.[92]
Anggaran belanja militer pemerintah Rusia pada tahun 2014 adalah sekitar 2,49 triliun Rubel (sekitar US$69.3 milyar), terbesar ketiga di dunia setelah AS dan Tiongkok. Belanja militer ini naik menjadi 3,03 triliun rubel (sekitar US$83.7 milyar) tahun 2015, dan 3.36 triliun rubel (sekitar US$93.9 milyar) tahun 2016.[93] Namun, estimasi anggaran militer yang tidak resmi rupanya jauh lebih tinggi, contohnya data dari Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI) tahun 2013 memperkirakan belanja militer Rusia tahun 2012 sekitar US$90.749 milyar.[94] Naik dari tahun 2011 yang diperkirakan SIPRI mencapai US$71.9 milyar.[95] Hingga 2014, anggaran militer Rusia tertinggi di antara negara Eropa lainnya.
Menurut Indeks Perdamaian Global 2012, Rusia adalah negara dengan tingkat kedamaian terendah keenam dari 162 negara di dunia, terutama karena adanya industri pertahanan. Rusia selalu menempati peringkat bawah pada indeks tersebut sejak mulai ada tahun 2007.[96]
Pembagian administratif
Federasi Rusia terdiri dari 83 subjek federal, terdiri dari- 21 republik yang menikmati otonomi dalam skala besar dalam sebagian besar bidang serta dibagi sesuai etnis-etnis tertentu, otonomi secara nominal yang masing-masing memiliki konstitusi sendiri, presiden, dan parlemen. Republik diizinkan untuk menetepkan bahasa aslinya sendiri di samping bahasa Rusia, tetapi diwakili oleh pemerintah di hubungan internasional. Republik berarti rumah bagi minoritas etnis di Rusia. Lihat : daftar republik di Rusia
- 46 oblast (provinsi), merupakan jenis paling umum dari subjek federal dengan gubernur yang ditunjuk secara federal dan dipilih legislator secara local.lihat : daftar oblast di Rusia
- 10 krai (wilayah), 9 krai/ teritori: secara umum sama seperti oblast otonom, desain territorial adalah sejarah, aslinya diberikan kepada daerah paling luar dan akhir juga pada divii administrative yang terdiri atas okrug otonom dan oblast otonom. Lihat : daftar krai di Rusia
- 3 okrug (distrik otonom), aslinya entitas otonom dengan oblast dan krai dibuat berdasarkan etnis minoritas.status mereka diangkat ke subjek federal pada tahun 1990 dengan pengecualian oblast otonom Chukotka, semua oblast otonom masih secara administratif menjadi bagian.lihat : daftar okrug di Rusia
Ada pula pembagian berdasarkan distrik federal (federalny okrug), di mana Rusia dibagi menjadi delapan distrik federal. Distrik federal ini adalah jenjang antara pemerintah subjek dan pemerintah federal. Distrik ada 8, masing-masing diadministrasikan oleh seorang duta yang ditunjuk oleh presiden Rusia. Tidak seperti subjek federal, distrik federal bukan tingkat pemerintahan sub-nasional, tetapi tingkatan administrasi pemerintah federal. Duta distrik federal menjalankan hubungan antara subjek federal dan pemerintah. Bertanggung jawab mengawasi hubungan pemenuhan subjek federal dengan hukum federal.
Ekonomi
World Trade Center di Moskwa
Ekonomi Rusia sejak berakhirnya Uni Soviet
Kebijakan pajak yang lebih sederhana dicoba diadopsi tahun 2001 melonjakkan pendapatan negara dari pajak.[113] Tingkat pajak di Rusia dikenakan tarif flat sebesar 13%. Hal ini menempatkan Rusia sebagai negara dengan sistem pajak pribadi paling menarik ke-2 di dunia setelah Uni Emirat Arab.[114] Menurut Bloomberg, Rusia dianggap lebih maju daripada negara kaya sumber daya alam lainnya, dengan tradisi pendidikan, sains, dan industri yang baik.[115] Negara ini memiliki tingkat lulusan perguruan tinggi paling baik di antara negara lainnya di Eurasia.[116]
Energi
Rusia adalah penyedia minyak mentah dan gas alam terbesar ke Eropa.
Rusia adalah produsen listrik terbesar ke-3 dunia[123] dan produsen energi terbarukan terbesar ke-5 dunia, negara ini mengembangkan pembangkit listrik tenaga air dalam jumlah besar.[124]
Rusia adalah negara pertama yang mengembangkan pembangkit nuklir sipil dan membangun pembangkit listrik nuklir pertama di dunia. Saat ini Rusia adalah produsen energi nuklir ke-4 dunia.[125] Semua tenaga nuklir di Rusia dikelola oleh Rosatom State Corporation. Sektor ini tumbuh sangat cepat, pemerintah berencana menaikkan pangsa pasar nuklir dari 16,9% saat ini menjadi 23% tahun 2020. Pemerintah Rusia mengalokasikan dana sebesar 127 milyar Rubel pada program federal yang ditujukan untuk pengembangan teknologi nuklir terbaru.[126]
Pada bulan Mei 2014, Presiden Putin menandatangani kontrak atas nama Gazprom untuk menyuplai Tiongkok dengan 38 milyar meter kubik gas alam per tahunnya. Konstruksi jalur pipa telah disetujui kedua belah pihak dengan Rusia menanggung $55 milyar diantaranya, Tiongkok $22 milyar. Putin menyebutnya sebagai "proyek konstruksi terbesar di dunia dalam 4 tahun ke depan". Gas akan mulai mengalir antara tahun 2018-2020 dan akan terus berlangsung selama 30 tahun.[127]
Transportasi
Penanda kilometer 9288 di akhir Jalur kereta api Trans-Siberia di Vladivostok
Hingga 2006 Rusia memiliki 933.000 km jalan raya, 755.000 km diantaranya telah diaspal.[132] Namun dengan luas wilayahnya yang sangat besar, densitas jalan di negara ini masih terendah di antara negara-negara G8 dan BRIC.[133]
Sebagian besar jalur air Rusia sepanjang 102.000 km (63.380 mi) terdiri dari sungai atau danau alam. Ibukota Moskwa disebut sebagai "pelabuhan lima laut" karena memiliki 5 jalur air menuju Baltik, Laut Putih, Kaspia, Laut Azov dan Laut Hitam.
Menurut panjang total pipa gas, Rusia berada di urutan kedua setelah Amerika Serikat. Saat ini banyak proyek pipa baru yang dikerjakan, termasuk jalur pipa gas Nord Stream dan South Stream ke Eropa, dan Jalur pipa minyak Siberia Timur - Samudra Pasifik (ESPO) ke Rusia timur jauh dan Tiongkok.
Rusia memiliki 1.216 bandar udara,[135] beberapa yang tersibuk diantaranya Sheremetyevo, Domodedovo, dan Vnukovo di Moskwa, dan Pulkovo di St. Petersburg.
Pada umumnya, kota-kota besar di Rusia memiliki sistem transportasi umum yang bagus dan yang paling umum adalah bus, trolleybus dan trem. 7 kota disana: Moskwa, Saint Petersburg, Nizhny Novgorod, Novosibirsk, Samara, Yekaterinburg, dan Kazan, memiliki metro bawah tanah, sedangkan Volgograd memiliki metrotram. Panjang total jalur metro di Rusia mencapai 4.654 kilometer (2.892 mi). Metro Moskwa dan Saint Petersburg Metro merupakan metro tertua di Rusia, dibuka berurutan tahun 1935 dan 1955. Dua metro ini termasuk metro tersibuk di dunia dan terkenal karena dekorasi dan desainnya yang indah.
Sains dan teknologi
Mikhail Lomonosov, ilmuwan polimatik, penemu, sastrawan, dan seniman
Ivan Pavlov (1849–1936), fisikawan, peraih Hadiah Nobel 1904
Ilmu fisika di Rusia dimulai ketika Lomonosov mengusulkan hukum kekekalan materi yang mendahului hukum kekekalan energi. Berbagai penemuan dari fisikawan Rusia antara lain busur listrik, Hukum Lenz pada elektrodinamika, space groups kristal, sel surya, superfluida, radiasi Cherenkov, resonansi paramagnetik elektron, heterotransistor dan holografi 3D. Laser dan maser ditemukan oleh Nikolai Basov dan Alexander Prokhorov, sedangkan ide tokamak untuk mengontrol fusi nuklir ditemukan oleh Igor Tamm, Andrei Sakharov dan Lev Artsimovich.
Semenjak Nikolay Lobachevsky mengemukakan Geometri non-Euklides dan tutor terkenal Pafnuty Chebyshev, matematikawan Rusia menjadi salah satu yang paling berpengaruh dunia.[136] Siswa Chebyshev diantaranya Aleksandr Lyapunov, yang menemukan teori stabilitas modern, dan Andrey Markov yang menemukan rantai Markov. Di abad ke-20, matematikawan Soviet seperti Andrey Kolmogorov, Israel Gelfand, dan Sergey Sobolev, memberikan kontribusi besar dalam bidang matematika. 9 matematikawan Soviet/Rusia mendapatkan Fields Medal, penghargaan paling prestisius dalam bidang matematika. Belum lama ini Grigori Perelman mendapatkan Penghargaan Clay Millennium Prize Problems untuk pembuktian akhirnya pada konjektur Poincaré tahun 2002.[137]
Kimiawan Rusia Dmitry Mendeleev menemukan tabel periodik, kerangka utama kimia modern. Aleksandr Butlerov adalah salah satu kreator teori struktur kimia yang banyak digunakan dalam kimia organik. Ilmuwan biologi seperti Dmitry Ivanovsky menemukan virus, Ivan Pavlov melakukan eksperimen pertama kali dengan pengondisian klasik, dan Ilya Mechnikov adalah ilmuwan yang pertama kali meneliti imunitas dan probiotik.
Banyak ilmuwan dan penemu Rusia merupakan émigrés, seperti Igor Sikorsky yang menemukan airliner dan helikopter modern pertama; Vladimir Zworykin sebagai bapak TV; kimiawan Ilya Prigogine yang terkenal berkat kerjanya pada struktur disipatif dan sistem kompleks; ekonom pemenang Nobel Simon Kuznets dan Wassily Leontief; fisikawan Georgiy Gamov (penulis teori Ledakan Besar) dan ilmuwan sosial Pitirim Sorokin. Banyak orang asing yang lama bekerja di Rusia, seperti Leonard Euler dan Alfred Nobel.
Beberapa penemuan Rusia diantaranya las listrik oleh Nikolay Benardos, kemudian dikembangkan oleh Nikolay Slavyanov, Konstantin Khrenov. Gleb Kotelnikov menemukan parasut knapsack, sedangkan Evgeniy Chertovsky memperkenalkan pakaian bertekanan. Alexander Lodygin dan Pavel Yablochkov adalah penemu pencahay, and Mikhail Dolivo-Dobrovolsky memperkenalkan sistem tenaga listrik tiga fasa yang digunakan luas saat ini. Sergei Lebedev menemukan karet sintetis pertama yang diproduksi massal. Komputer terner pertama Setun dikembangkan oleh Nikolay Brusentsov.
Sukhoi PAK FA adalah jet tempur generasi kelima yang sedang dikembangkan untuk Angkatan Udara Rusia.
Tank tempur Rusia yang terkenal adalah T34, tank paling banyak diproduksi pada Perang Dunia II,[138] dan T54/55, tank paling banyak diproduksi di dunia sampai saat ini.[139] AK47 dan AK74 buatan Mikhail Kalashnikov adalah senapan serbu yang paling banyak diproduksi di dunia.[140]
Namun, sejak era Soviet akhir, negara ini tertinggal di belakang negara-negara Barat dalam sejumlah teknologi, terutama dalam hal konservasi energi dan produksi barang jadi. Krisis tahun 1990an menyebabkan dukungan negara terhadap sains turun drastis dan banyak ilmuwan Rusia pindah ke luar negeri.
Pada tahun 2000-an, setelah lonjakan ekonomi baru, sains dan teknologi di Rusia kembali pulih. Pemerintah meluncurkan kampanye yang bertujuan untuk modernisasi dan inovasi. Presiden Rusia saat itu Dmitry Medvedev merumuskan prioritas utama pengembangan teknologi negara itu:
- Efisiensi energi
- Teknologi informasi, termasuk di dalamnya produk umum dan produk gabungan dengan teknologi angkasa luar
- Tenaga nuklir
- Farmasi[141]
Eksplorasi luar angkasa
Soviet and Russian space station Mir
Soyuz TMA-2 is launched from Baikonur, Kazakhstan, carrying one of the first resident crews to the International Space Station
Tahun 1957, satelit buatan pertama yang mengorbit bumi, Sputnik 1, diluncurkan. Tahun 1961, Yuri Gagarin menjadi orang pertama yang melakukan perjalanan luar angkasa. Banyak catatan eksplorasi yang dilakukan oleh astronot Soviet, termasuk diantaranya spacewalk pertama oleh Alexey Leonov, Luna 9 adalah wahana antariksa pertama yang mendarat di bulan, Venera 7 pertama kali mendarat di Venus, Mars 3 pertama kali mendarat di Mars, penjelajah luar angkasa pertama Lunokhod 1 dan stasiun luar angkasa pertama Salyut 1 and Mir.
Setelah pembubaran Uni Soviet tahun 1991, beberapa program eksplorasi angkasa luar yang dibiayai pemerintah, termasuk salah satunya pesawat luar angkasa Buran, dibatalkan atau ditunda. Saat ini Rusia adalah peluncur satelit terbanyak.[143] Setelah Amerika Serikat menghentikan program pesawat ulang-aliknya tahun 2011, roket Soyuz menjadi satu-satunya penyedia transportasi bagi astronot ke Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Pendidikan
Sistem pendidikan di Rusia meliputi taman kanak-kanak (playgroup, sejak usia bayi 1 tahun sampai taman kanak-kanak lanjut sejak usia 3 tahun), sekolah menengah (sejak usia 7 tahun), "gimnasium" (semacam sekolah menengah dengan kurikulum yang lebih luas), sekolah dan sekolah kejuruan, perguruan tinggi (institut, universitas dan akademi).Sekolah menengah terdiri dari 3 tahun sekolah dasar, 6 tahun sekolah menengah utama dan 2 tahun sekolah menengah penuh. Ada sekolah menengah khusus di mana mata pelajaran tertentu diutamakan, misalnya bahasa, matematika, fisika dan lain-lain. Sejumlah perguruan tinggi mengikuti sistem Barat dan mempunyai dua peringkat: BA (4 tahun) dan MA (2 tahun) tetapi kebanyakannya tetap sesuai sistem lama yaitu tanpa gelar BA dan MA (para tamatan diberi kualifikasi saja, misalnya guru sekolah, penerjemah, insinyur dan lain-lain) dengan tempo pelajaran 5-6 tahun. Jumlah universitas negeri (1994) ialah lebih dari 40, disertai 80 universitas khusus (teknik, medis, keguruan, pertanian) yang dulu bertaraf institut saja dan lebih dari 30 universitas swasta.
Rusia memiliki tingkat lulusan perguruan tinggi paling baik sedunia, pada angka 54%.[144] Rusia memiliki sistem pendidikan bebas yang dijamin untuk semua penduduk oleh Konstitusi,[145] namun untuk masuk pendidikan tinggi yang disubsidi sangat kompetitif.[146] Sebagai hasil dari pendidikan yang berorientasi sains dan teknologi, maka pendidikan kedokteran, matematika, ilmu alam, dan penerbangan di Rusia umumnya berkualitas baik.[147]
Sejak tahun 1990, pendidikan sekolah 11 tahun diperkenalkan. Pendidikan sekolah tingkat menengah milik negara gratis. Pendidikan tingkat universitas gratis, dengan pengecualian. Sebagian siswa yang masuk membayar penuh (banyak universitas negeri yang berubah komersial beberapa tahun belakangan).[148]
Tahun 2004, belanja negara untuk pendidikan mencapai 3.6% PDB atau 13% anggaran negara.[149] Pemerintah mengalokasikan dana untuk membayar uang sekolah menurut kuota atau jumlah siswa tiap lembaga di negara bagian. Untuk institusi pendidikan tinggi, siswa membayar stipendium dan diberikan tempat tinggal gratis apabila tinggal di luar kota.[150]
Universitas di Rusia yang terbesar dan tertua adalah Universitas Negeri Moskwa dan Universitas Negeri Saint Petersburg. Pada tahun 2000-an, untuk mencapai kesetaraan pendidikan tinggi dan lembaga penelitian di berbagai wilayahnya, pemerintah meluncurkan program pendirian "universitas federal", sebagian besar dibentuk dengan menggabungkan universitas regional yang sudah eksis dengan lembaga penelitian, kemudian memberi mereka pendanaan khusus. Lembaga baru ini diantaranya Universitas Federal Selatan, Universitas Federal Siberia, Universitas Federal Kazan Volga, Universitas Federal Timur Laut, dan Universitas Federal Timur Jauh.
Budaya
Rusia adalah negara multikultural yang dipengaruhi oleh berbagai macam budaya. Budaya dominan di sana adalah budaya Gereja Ortodoks Yunani yang telah merasuk ke sendi-sendi kehidupan rakyat Rusia. Kebudayaan Slavia yang Ortodoks, Tatar yang Islam, suku Buryat yang nomaden, paganisme di Timur Jauh menambah keragaman di Rusia.Seni Rupa
Seni rupa Rusia dapat dibagi menjadi:- Seni Ikonografi
- Seni Lukis
Seni Arsitektur
Telah diketahui Rusia bermula dari negara Novgorod Lalu ke masa Rus' Kiev. Namun arsitekturnya lebih berkembang lagi pada masa Vladimir-Suzdal, Keadipaten Agung Moskwa, Kekaisaran Rusia, Uni Sovyet, sampai sekarang, Federasi Rusia. Arsitektur Rusia terdiri dari:- Religioznye Postroiki atau Bangunan Keagamaan/ Религиозные Постройки, terdiri dari Gereja, Masjid, Kuil, Vihara, dan sebagainya. Pengaruh Ortodoks terlihat dari Katedral Santo Basil, Catedral of Christ the Saviour, dan sebagainya. Pengaruh muslim terlihat dari Masjid Qolsharif, Masjid Peringatan Seribu Tahun Islam, Masjid Nurullah dan lain-lain.Namun, di Kazan, tepatnya di Kazan Kremlin terdapat kolabrasi antara seni Kekristenan dan Islam yang unik bahkan satu-satunya di Rusia.
- Grazhdanskaya Arxitektura atau seni arsitektur biasa.
Seni musik
Seni musik di Rusia berkembang mulai dari tradisional sampai masa modern. Berikut daftar perkembangan musik Rusia :- Musik Rakyat Rusia, tokoh : Nadezhda Plevitskaya, Lidya Ruslanova, Fyodor Shalypin, dan lain-lain.
- Musik simfoni, tokoh :Mikhail Glinka, Nikolai Rimsky-Korsakov
- Musik Jazz
- Musik Rok Rusia, merupakan jenis seni modern di Rusia.
Masakan
Hidangan asli Rusia adalah sapi orloff, sapi Strogannof, ayam Kiev, Charlotte Russe, dari hasil kreasi koki Perancis. Masakan Rusia juga dipengaruhi Gereja Ortodoks. Orang Rusia membuat sup Shchi saat mereka berpuasa daging, saat natal mereka membuat Kutia, saat Paskah mereka membuat Paskha. Makanan lain adalah Khumis yang mereka pelajari dari orang Bashkir di Kirgizstan dan Kazakhstan. Sauerkraut dari fermentasi kubis yang akhirnya dipelajari oleh orang Tartar dari Tiongkok. Makanan lain ialah Kholodets, Kotleta, Pierogi, Okroshka, Kvas, dan vodka.Pariwisata
Air Mancur Besar di Peterhof, destinasi wisata populer di Saint Petersburg
The Motherland Calls di Volgograd adalah patung wanita tertinggi di dunia
Kazan, ibukota Tatarstan, berisi campuran budaya Kristen Rusia dan Muslim Tatar cultures. Kota ini memiliki brand Ibukota Ketiga Rusia, meski beberapa kota besar lain juga turut berkompetisi di dalamnya, seperti Novosibirsk, Yekaterinburg dan Nizhny Novgorod.
Pantai Laut Hitam yang hangat beriklim subtropis adalah tempat yang populer untuk resor laut, seperti Sochi yang menyelenggarakan Olimpiade Musim Dingin 2014. Pegunungan Kaukasus Utara berisi resor ski populer seperti Dombay. Destinasi alam paling populer di Rusia adalah Danau Baikal, the Blue Eye of Siberia. Danau ini adalah danau tertua dan terdalam di dunia, airnya bening dan dikelilingi pegunungan yang dilapisi taiga. Destinasi alam populer lainnya adalah Kamchatka dengan gunung berapi dan geyser, Karelia dengan danau dan batuan granit, Pegunungan Altai yang bersalju, dan stepa liar di Tyva.
Demografi
Memiliki populasi sebesar 142 juta jiwa hingga menduduki peringkat 9 dalam tingkat populasi dunia membawa Rusia menjadi salah satu negara dengan tingkat populasi yang cukup tinggi. Uniknya, Rusia mempunyai kepadatan penduduk yang rendah karena luasnya yang besar. Kepadatan penduduk yang tertinggi berada di belahan Eropa Rusia, di kawasan Pegunungan Ural dan di barat daya Siberia. Bagian tenggara Siberia yang bertemu dengan Samudra Pasifik jarang dihuni, sementara bagian selatannya adalah kawasan yang terpadat.| Komposisi Etnis (2002)[153] | |
|---|---|
| orang Rusia | 79.8% |
| Tatar | 3.8% |
| Ukraina | 2.0% |
| Bashkir | 1.2% |
| Chuvash | 1.1% |
| Chechen | 0.9% |
| bangsa Armenia | 0.8% |
| Lain-lain/ tidak diketahui | 10.4% |
Bahasa
Bahasa Rusia adalah satu-satunya bahasa resmi negara, namun republik-republik di Rusia sering turut menetapkan bahasa daerah mereka sebagai bahasa resmi kedua di samping bahasa Rusia. Abjad Sirilik adalah satu-satunya bentuk tulisan resmi. Contohnya, Konstitusi Rusia memperbolehkan Tatarstan menetapkan bahasa Tatar. Bahasa Rusia juga merupakan bahasa Resmi di Perserikatan Bangsa-bangsa, kebanyakan buku di dunia ditulis dalam bahasa Inggris dan Bahasa RusiaAgama
Gereja Ortodoks Rusia adalah agama Kristen yang paling dominan di Rusia yang membentuk sekitar 63-66% dari jumlah penduduk. Itu menjadikan Gereja Ortodoks Rusia menjadi agama dominan di Rusia .Bahkan,pada tahun 1997, Gereja ortodoks menjadi bagian warisan budaya Rusia. 95% Kristen di Rusia terdaftar dalam Gereja Ortodoks. Islam adalah agama terbesar kedua dengan persentase 5-6% atau sekitar 15-20 juta, namun itu terlihat terlalu banyak karena menurut Roman Silantyev hanya ada sekitar 7-9 juta orang. Agama-agama lainnya termasuk berbagai aliran Protestan, agama Yahudi, Katolik Roma, dan agama Buddha. Agama seseorang umumnya tergantung etnis masing-masing. Suku Rusia kebanyakan beragama Ortodoks sementara orang-orang keturunan kelompok Turki beragama Islam terutama di negara bagian/Republik Adygea, Bashkortostan, Kabardino-Balkaria, Ingushetia, Dagestan, Karachay-Cherkessia, dan Chechnya. Agama Buddha umumnya dianut oleh penduduk Buryatia, Kalmykia, Tuva, dan Altai. Agama Shamanisme Altai dianut oleh orang Altai. Burkhanisme oleh orang di Republik Altai.Kesehatan
Klinik berjalan menyediakan kesehatan di stasiun-stasiun kereta terpencil
Hingga 2014, angka harapan hidup di Rusia adalah 65,29 tahun untuk laki-laki dan 76,49 tahun untuk perempuan.[158] Faktor terbesar yang membuat angka harapan hidup laki-laki yang rendah adalah tingginya tingkat kematian pada laki-laki usia kerja. Kematian ini umumnya disebabkan karena keracunan alkohol, rokok, kecelakaan lalu lintas, dan kejahatan.[159] Akibatnya, ketidakseimbangan jender di negara ini cukup tinggi. Hanya ada 0,859 laki-laki tiap 1 perempuan di negara ini.[53]
Referensi
- ^ Official population clock
- ^ a b c d "Report for Selected Countries and Subjects". IMF. April 2015.
- ^ "Income Gini coefficient". Human Development Reports (Source: World Bank 2013). UNDP. Diakses tanggal 26 Agustus 2015.
- ^ Taylor, Adam (22 Maret 2014). "Crimea has joined the ranks of the world's 'gray areas.' Here are the others on that list.". The Washington Post. Diakses tanggal 27 Maret 2014.
- ^ "The Constitution of the Russian Federation". (Article 1). Diakses tanggal 25 Juni 2009.
- ^ "General Information". Russian Embassy. Diakses tanggal 14 Februari 2016.
- ^ http://www.greece.mid.ru/rus/russia/territoria_naselenie.html
- ^ http://www.nationsencyclopedia.com/economies/Europe/Russia.html
- ^ http://www.contrtv.ru/repress/2689/
- ^ Official estimate
- ^ Kesalahan pengutipan: Tag
<ref>tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernamaPopnote - ^ "Russia". Encyclopædia Britannica. Diakses tanggal 31 January 2008.
- ^ a b Excerpted from Glenn E. Curtis (ed.) (1998). "Russia: A Country Study: Kievan Rus' and Mongol Periods". Washington, D.C.: Federal Research Division of the Library of Congress. Diakses tanggal 20 July 2007.
- ^ Michael Prawdin and Gérard Chaliand, The Mongol Empire: Its Rise and Legacy (2005) pp. 512–550
- ^ Rein Taagepera (1997). "Expansion and Contraction Patterns of Large Polities: Context for Russia". International Studies Quarterly 41 (3): 475–504. doi:10.1111/0020-8833.00053.
- ^ Peter Turchin; Thomas D. Hall; Jonathan M. Adams (2006). "East-West Orientation of Historical Empires" (PDF). Journal of World-Systems Research, Vol. 12 (no. 2). pp. 219–229. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 22 February 2007.
- ^ Jonathan R. Adelman; Cristann Lea Gibson (1 July 1989). Contemporary Soviet Military Affairs: The Legacy of World War II. Unwin Hyman. p. 4. ISBN 978-0-04-445031-3. Diakses tanggal 15 June 2012.
- ^ Weinberg, G. L. (1995). A World at Arms: A Global History of World War II. Cambridge University Press. p. 264. ISBN 0-521-55879-4.
- ^ Rozhnov, Konstantin, "Who won World War II?". BBC.
- ^ GDP – Million 1990. CIA Factbook. 1991. Diakses tanggal 30 November 2015.
- ^ Scott and Scott (1979) p. 305
- ^ https://www.ctbto.org/specials/testing-times/30-october-1961-the-tsar-bomba
- ^ a b "Country Profile: Russia". Foreign & Commonwealth Office of the United Kingdom. Diarsipkan dari versi asli tanggal 16 October 2009. Diakses tanggal 27 December 2007.
- ^ "Report for Selected Countries and Subjects". IMF. Diakses tanggal 27 April 2015.
- ^ "Commission of the Russian Federation for UNESCO: Panorama of Russia". Unesco.ru. Diakses tanggal 29 October 2010.
- ^ a b "International Energy Agency – Oil Market Report" (PDF). 18 January 2012. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 18 May 2012. Diakses tanggal 20 February 2012.
- ^ a b "Country Comparison :: Natural gas – production", CIA World Factbook. Retrieved 3 February 2014.
- ^ a b "Status of Nuclear Powers and Their Nuclear Capabilities". Federation of American Scientists. March 2008. Diakses tanggal 19 March 2014.
- ^ Solovyov, S. (2001). History of Russia from the Earliest Times. 9, ch.1. AST. ISBN 5-17-002142-9. Diakses tanggal 27 December 2007.
- ^ Solovyov, S. (2001). History of Russia from the Earliest Times. 15, ch.1. AST.
- ^ Timothy C. Dowling Russia at War: From the Mongol Conquest to Afghanistan, Chechnya, and Beyond pp 728-730 ABC-CLIO, 2 December 2014 ISBN 1598849484
- ^ John F. Baddeley, "The Russian Conquest of the Caucasus", Longman, Green and Co., London: 1908. ISBN 978-0700706341 p. 90
- ^ "Ruling the Empire". Library of Congress. Diakses tanggal 27 December 2007.
- ^ Geoffrey A. Hosking (2001). "Russia and the Russians: a history". Harvard University Press. p. 9. ISBN 0-674-00473-6
- ^ N. M. Dronin, E. G. Bellinger (2005). Climate dependence and food problems in Russia, 1900–1990: The interaction of climate and agricultural policy and their effect on food problems. Central European University Press. p. 38. ISBN 963-7326-10-3
- ^ Transactions of the American Philosophical Society. James E. Hassell (1991), p. 3. ISBN 0-87169-817-X
- ^ Famine in Russia: the hidden horrors of 1921, International Committee of the Red Cross
- ^ Abbott Gleason (2009). A Companion to Russian History. Wiley-Blackwell. p. 373. ISBN 1-4051-3560-3
- ^ a b Getty, Rittersporn, Zemskov. "Victims of the Soviet Penal System in the Pre-War Years: A First Approach on the Basis of Archival Evidence". The American Historical Review, Vol. 98, No. 4 (Oct. 1993), pp. 1017–49.
- ^ R. W. Davies, S. G. Wheatcroft (2004). The Years of Hunger: Soviet Agriculture, 1931–33, p. 401.
- ^ "Great Escapes from the Gulag". TIME. 5 June 1978. Diakses tanggal 1 August 2008.
- ^ "1990 CIA World Factbook". Central Intelligence Agency. Diakses tanggal 9 March 2008.
- ^ "Russia Unforeseen Results of Reform". The Library of Congress Country Studies; CIA World Factbook. Diakses tanggal 10 March 2008.
- ^ a b c "Russian Federation" (PDF). Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Diakses tanggal 24 February 2008.
- ^ Sciolino, E. (21 December 1993). "U.S. is abandoning 'shock therapy' for the Russians". New York Times. Diakses tanggal 20 January 2008.
- ^ "Russia: Economic Conditions in Mid-1996". Library of Congress. Diakses tanggal 4 March 2011.
- ^ "Russia: Clawing Its Way Back to Life (int'l edition)". BusinessWeek. Diakses tanggal 27 December 2007.
- ^ Walter C. Clemens (2001). The Baltic Transformed: Complexity Theory and European Security. Rowman & Littlefield. p. 106. ISBN 0-8476-9859-9.
- ^ a b Branko Milanovic (1998). Income, Inequality, and Poverty During the Transformation from Planned to Market Economy. The World Bank. pp. 186–189.
- ^ Jason Bush (19 October 2006). "What's Behind Russia's Crime Wave?". BusinessWeek. Diarsipkan dari versi asli tanggal 20 December 2008.
- ^ "Russia pays off USSR's entire debt, sets to become crediting country". Pravda.ru. Diakses tanggal 27 December 2007.
- ^ A. Aslund. "Russia's Capitalist Revolution" (PDF). Diakses tanggal 28 March 2008.
- ^ a b c d e Kesalahan pengutipan: Tag
<ref>tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernamacia - ^ http://www.worldbank.org/eca/pubs/rer35_ENG.pdf
- ^ Treisman, D. "Is Russia's Experiment with Democracy Over?". UCLA International Institute. Diarsipkan dari versi asli tanggal 11 November 2004. Diakses tanggal 31 December 2007.
- ^ Stone, N (4 December 2007). "No wonder they like Putin". The Times (UK). Diakses tanggal 31 December 2007.
- ^ Reuters (3 March 2014). "Ousted Ukrainian President Asked For Russian Troops, Envoy Says". NBC News. Diakses tanggal 21 March 2014.
- ^ "Putin to deploy Russian troops in Ukraine". BBC News. 1 March 2014. Diakses tanggal 1 March 2014.
- ^ Radyuhin, Vladimir (1 March 2014). "Russian Parliament approves use of army in Ukraine". The Hindu (Chennai, India).
- ^ Walker, Shaun (4 March 2014). "Russian takeover of Crimea will not descend into war, says Vladimir Putin". The Guardian. Diakses tanggal 4 March 2014.
- ^ Yoon, Sangwon; Krasnolutska, Daryna; Choursina, Kateryna (4 March 2014). "Russia Stays in Ukraine as Putin Channels Yanukovych Request". Bloomberg News. Diakses tanggal 5 March 2014.
- ^ "Ukraine crisis: Crimea parliament asks to join Russia". BBC News. 6 March 2014. Diakses tanggal 27 April 2015.
- ^ "OSCE". Diakses tanggal 27 April 2015.
- ^ "Report on the human rights situation in Ukraine". Office of the United Nations High Commissioner for Human Rights. 15 April 2014.
- ^ Jacobs, Harrison (11 April 2014). "The UN's Scathing Crimea Report Suggests Russia May Have Rigged Secession Vote". Business Insider.
- ^ "Jobbik MEP Béla Kovács: The Crimean referendum is perfectly legitimate". hungarianambiance.com. 16 March 2014. Diakses tanggal 27 April 2015.
- ^ 16 March 2014, David Herszenhornmarch, The New York Times, "Crimea Votes to Secede From Ukraine as Russian Troops Keep Watch."
- ^ "Backing Ukraine's territorial integrity, UN Assembly declares Crimea referendum invalid". UN News Centre. 27 March 2014. Retrieved 28 March 2014.
- ^ "General Information". Russian 6Embassy. Diakses tanggal 14 February 2016.
- ^ Regions of Russia. Social and economic indicators 2015 Russian Federal State Statistics Service
- ^ The World Network of Biosphere Reserves—UNESCO. "Russian Federation". Diakses tanggal 26 December 2007.
- ^ Alton S Donnelly, The Russian Conquest of Bashkiria, 1968, pages 23 and 127; Lincoln, W. Bruce. The Conquest of a Continent: Siberia and the Russians. New York: Random House, 1994, p. 30
- ^ Kosachev. K. "Russian Foreign Policy Vertical". Russia in Global Affairs. Diakses tanggal 27 December 2007.
- ^ Venezuela's President Hugo Chavez recognizes independence of breakaway Georgia republics by Megan K. Stack. 9 September 2009
- ^ Netanyahu declares Russia as superpower Russia Today News 15 February 2010
- ^ Superpower Reborn by Ronald Steel. New York Times, 24 August 2008
- ^ "Russia is a Superpower CNN, US Senators telling the truth". CNN News. 30 August 2008.
- ^ Steven Rosefielde, Russia in the 21st Century The Prodigal Superpower, Cambridge University Press, 2005 ISBN 0-521-83678-6
- ^ "Is Russia a Superpower? Cold War II?", Atlantic Review, 25 August 2008.
- ^ "What's Looming in Ukraine Is more Threatening than Georgia", Der Spiegel, 16 October 2008. Quote: "Nikonov: Russia is not a superpower and won't be one for the foreseeable future. But Russia is a great power. It was one, it is one and it will continue to be one."
- ^ The Shanghai Cooperation Organisation at Globalsecurity.org 27 April 2005
- ^ "Russian Federation – Member state". Council of Europe. Diakses tanggal 28 April 2015.
- ^ "Legal framework - The Partnership and Cooperation Agreement". Delegation of the European Union to Russia. 13 February 2009. Diakses tanggal 27 April 2015.
- ^ "NATO-Russia relations". NATO. Diarsipkan dari versi asli tanggal 11 April 2007. Diakses tanggal 27 December 2007.
- ^ Kotoky, Anurag (16 November 2013). "Indian navy gets Russian carrier as it seeks to bolster military". Ruetes.
- ^ Page, Jeremy (26 September 2010). "Russian Oil Route Will Open to China". The Wall Street Journal. Diakses tanggal 28 September 2010.
- ^ "Russia in milestone oil pipeline supply to China". Reuters. 1 January 2011. Diakses tanggal 21 March 2011.
- ^ "Overview of the major Asian Powers" (PDF). International Institute for Strategic Studies: 31. Diakses tanggal 27 January 2008.
- ^ Russia pilots proud of flights to foreign shores by David Nowak. The Associated Press, 15 September 2008
- ^ "US drives world military spending to record high". Australian Broadcasting Corporation. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 June 2006. Diakses tanggal 27 December 2007.
- ^ "Russia arms exports could exceed $7 bln in 2007 – Ivanov". RIA Novosti. Diakses tanggal 27 January 2008.
- ^ Wezeman, Pieter D.; Siemon T. Wezeman (March 2015). "Trends in International Arms Transfer, 2014" (PDF). Stockholm International Peace Research Institute. Diakses tanggal 4 August 2016.
- ^ Kazak, Sergey. "Russia to Up Nuclear Weapons Spending 50% by 2016". RIA Novosti. Diakses tanggal 1 March 2014.
- ^ "SIPRI Military Expenditure Database". Stockholm International Peace Research Institute. Diakses tanggal 1 March 2014.
- ^ Toohey, Nathan. "Russia's defense spending grows to third largest in the world". Moscow Times. Diakses tanggal 1 March 2014.
- ^ Earle, Jonathan (14 June 2012). "Report: Russia Less Peaceful Than North Korea". The Moscow Times. Diakses tanggal 23 June 2012.
- ^ World Bank. "World Development Indicators". World Bank. Diakses tanggal 6 August 2011.
- ^ "Russians weigh an enigma with Putin's protégé". MSNBC. Diakses tanggal 9 May 2008.
- ^ Mark Adomanis (9 October 2012). "What is the Russian Middle Class? Probably Not What You Think". Forbes. Diakses tanggal 27 April 2015.
- ^ "Average salary in Russia reached 30,000 rubles". Rossiyskaya Gazeta.
- ^ "Average salary in Russia from Russia's Federal Statistics Service (May 2013)". Gks.ru. Diakses tanggal 14 August 2013.
- ^ "Lessons from the Russia's 2001 Flat Tax Reform". Voxeu.org. Diakses tanggal 4 May 2013.
- ^ "Russia Is Getting Wealthier". The Moscow Times. 21 October 2010.
- ^ "Russia's unemployment rate down 10% in 2007 – report". RIA Novosti. Diakses tanggal 9 May 2008.
- ^ "Russia: How Long Can The Fun Last?". BusinessWeek. Diarsipkan dari versi asli tanggal 4 January 2007. Diakses tanggal 27 December 2007.
- ^ "A Rising Middle Class Will Fuel Growth in Russia". nielsen.com. 27 March 2013. Diakses tanggal 27 April 2015.
- ^ Sysoyeva, Marina (27 August 2012). "Russia Raw-Sugar Imports Dropped 82% This Year Through Aug. 22". Bloomberg.com. Diakses tanggal 4 May 2013.
- ^ "Russia fixed asset investment to reach $370 bln by 2010–Kudrin". RIA Novosti. Diakses tanggal 27 December 2007.
- ^ "International Reserves of the Russian Federation in 2008". The Central Bank of the Russian Federation. Diakses tanggal 30 July 2008.
- ^ a b "Kudrin and Fischer honoured by Euromoney and IMF/World Bank meetings in Washington". Euromoney. Diakses tanggal 4 March 2011.
- ^ "Russia's foreign debt down 31.3% in Q3—finance ministry". RIA Novosti. Diakses tanggal 27 December 2007.
- ^ Debt – external, CIA World Factbook. Retrieved 22 May 2010.
- ^ Tavernise, S. (23 March 2002). "Russia Imposes Flat Tax on Income, and Its Coffers Swell". The New York Times. Diakses tanggal 27 December 2007.
- ^ "Global personal taxation comparison survey–market rankings". Mercer (consulting firms). Diakses tanggal 27 December 2007.
- ^ "Russia: How Long Can The Fun Last?". BusinessWeek. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 December 2006. Diakses tanggal 27 December 2007.
- ^ Finnegan, Leah (22 July 2010). "Countries with the MOST College Graduates (PHOTOS)". Huffington Post. Diakses tanggal 7 December 2011.
- ^ Russia, China in Deal On Refinery, Not Gas by Jacob Gronholt-Pedersen. Wall Street Journal, 22 September 2010
- ^ Did A New Pipeline Just Make Russia The Most Important Energy Superpower By Far by Graham Winfrey. Business Insider, 6 January 2010
- ^ Country Comparison :: Natural gas – proved reserves. CIA World Factbook. Retrieved 3 February 2014.
- ^ Country Comparison :: Oil – proved reserves. CIA World Factbook. Retrieved 3 February 2014.
- ^ "BP Statistical review of world energy June 2007". BP. June 2007. Diarsipkan dari versi asli (XLS) tanggal 6 February 2009. Diakses tanggal 22 October 2007.
- ^ Country Comparison :: Natural gas – exports. CIA World Factbook. Retrieved 3 February 2014.
- ^ Country Comparison :: Electricity – production. CIA World Factbook. Retrieved 3 February 2014.
- ^ "BP Statistical Review of World Energy June 2009: Hydroelectricity consumption". Diarsipkan dari versi asli tanggal 6 February 2009. Diakses tanggal 29 October 2010.
- ^ Nuclear Power Plant Information, International Atomic Energy Agency. Retrieved 12 June 2006.
- ^ Russia builds nuclear power stations all over the world at amur.kp.ru (Rusia)
- ^ "China and Russia sign $400 billion 30-year gas deal". Russia Herald. Diakses tanggal 22 May 2014.
- ^ a b "Russian Railways". Eng.rzd.ru. Diarsipkan dari versi asli tanggal 4 October 2009. Diakses tanggal 2 January 2010.
- ^ "Invest in Russia–Infrastructure". Invest.gov.ru. Diarsipkan dari versi asli tanggal 26 April 2011. Diakses tanggal 27 April 2010.
- ^ CIS railway timetable, route No. 002, Moscow-Pyongyang, August 2009. Note: several different routes have the same number.
- ^ CIS railway timetable, route No. 350, Kiev-Vladivostok, August 2009.
- ^ Rosstat statistics on length of roads Retrieved 10 June 2009
- ^ "Transport in Russia". International Transport Statistics Database. iRAP. Diarsipkan dari versi asli tanggal 17 April 2009. Diakses tanggal 17 February 2009.
- ^ "Russian Atomic Icebreakers". English Russia. 31 March 2008. Diakses tanggal 27 April 2015.
- ^ "CIA The World Factbook–Rank Order–Airports". Cia.gov. Diakses tanggal 19 January 2011.
- ^ Yakov Sinai, ed. (2003). Russian Mathematicians in the 20th Century. Princeton, NJ: Princeton University Press. ISBN 978-981-02-4390-6.
- ^ "The Poincaré Conjecture". Claymath.org. Diarsipkan dari versi asli tanggal 28 April 2013. Diakses tanggal 4 May 2013.
- ^ Panzerkampfwagen T-34(r) by George Parada (n.d.) Achtung Panzer! website. Retrieved 17 November 2008
- ^ Halberstadt, Hans Inside the Great Tanks The Crowood Press Ltd. Wiltshire, England 1997 94–96 ISBN 1-86126-270-1: "The T-54/T-55 series is the hands down, all time most popular tank in history".
- ^ "Weaponomics: The Economics of Small Arms" (PDF). Diakses tanggal 4 May 2013.
- ^ Medvedev outlines priorities for Russian economy's modernization RIA Novosti
- ^ "American Institute of Aeronautics and Astronautics". Aiaa.org. Diakses tanggal 2 January 2010.
- ^ "Russian space program in 2009: plans and reality". Russianspaceweb.com. Diakses tanggal 27 April 2010.
- ^ Huffington Post: Countries With The MOST College Graduates retrieved 27 September 2013
- ^ David Johnson, ed., Politics, Modernisation and Educational Reform in Russia: From Past to Present (2010)
- ^ Smolentseva, A. "Bridging the Gap Between Higher and Secondary Education in Russia". Diakses tanggal 27 December 2007.
- ^ "Background Note: Russia". U.S. Department of State. Diakses tanggal 2 January 2008.
- ^ "Higher Education Institutions". Rosstat. Diarsipkan dari versi asli tanggal 3 March 2012. Diakses tanggal 1 January 2008.
- ^ "Education for All by 2015: will we make it?" (PDF). EFA global monitoring report. 2008. Diakses tanggal 27 April 2010.
- ^ "Higher education structure". State University Higher School of Economics. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 December 2010. Diakses tanggal 27 December 2007.
- ^ "Tourism Highlights 2014" (PDF). UNWTO (World Tourism Organization). 2014. Diakses tanggal 20 January 2015.
- ^ RBTH, Concern in Russia as foreign tourist numbers slump
- ^ "Russian Census of 2002". 4.1. National composition of population. Federal State Statistics Service. Diakses tanggal 2008-01-16.
- ^ "The Constitution of the Russian Federation". Article 41. Diakses tanggal 27 December 2007.
- ^ Российский омбудсмен будет бороться с дискриминацией по "прописке" через суд [Russian ombudsman will be fighting discrimination based on passport "registration" in the courts] (dalam Russian). 6 June 2007. Diakses tanggal 23 July 2008.
- ^ "Healthcare in Russia – Don't Play Russian Roulette". justlanded.com. Diakses tanggal 3 October 2010.
- ^ W. R. Leonard (April 2002). "Declining growth status of indigenous Siberian children in post-Soviet Russia". Human Biology. Diakses tanggal 27 December 2007.[pranala nonaktif]
- ^ a b ОЖИДАЕМАЯ ПРОДОЛЖИТЕЛЬНОСТЬ ЖИЗНИ ПРИ РОЖДЕНИИ [Life expectancy at birth] (XLS). Rosstat. 2 April 2015. Diakses tanggal 26 April 2015.
- ^ Kesalahan pengutipan: Tag
<ref>tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernamagks
Lihat pula
Pranala luar
| Wikimedia Commons memiliki galeri mengenai: |
| Panduan wisata Russia di Wikivoyage. |
- (Indonesia) RBTH Indonesia
- (Rusia) Duma - situs resmi Majelis Rendah (Duma)
- (Inggris) Situs resmi Majelis Tinggi
- (Inggris) Kremlin - situs resmi presiden
- (Rusia) Gov.ru - portal resmi pemerintah
- (Rusia) Economic data of Russia
- (Inggris) Lev Regelson. Christianity in Russian History.
- (Inggris) Lev Regelson. Orthodoxe Church in USSR.
- (Inggris) Photos of Russia
- (Rusia) [1]
- (Rusia) [2]
|
|
Samudra Arktik | Selat Bering | ||
| Laut Hitam |
Samudra Pasific | |||
|
||||
| Laut Hitam | Laut Jepang |
|
||
|
||
|
|||
|





Tidak ada komentar:
Posting Komentar